Agus Ambo Djiwa Gaspol Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat Sulbar Khususnya Pasangkayu

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET — Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Ambo Djiwa, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pasangkayu. Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi pada acara buka puasa bersama di Rumah Aspirasi, Jalan Bukit Kurma, Pasangkayu, Senin (02/03).

 

Legislator dari Daerah Pemilihan Sulawesi Barat ini menyatakan akan memprioritaskan berbagai program strategis di Sulawesi Barat, terutama yang berkaitan dengan bidang tugasnya di Komisi IV DPR RI, meliputi ketahanan pangan, perikanan, pertanian, dan kehutanan.

Menurutnya, sejumlah bantuan telah disalurkan dan kini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Di sektor pertanian, bantuan berupa mesin panen (combine), hand traktor, pompa air, alat semprot, hingga mesin tanam telah diberikan kepada kelompok tani guna meningkatkan produktivitas dan hasil panen.

Sementara itu, di sektor perikanan, bantuan yang telah berjalan antara lain jaring ikan (pukat), mesin ketinting, peti ikan, serta dukungan program ketahanan pangan seperti bantuan ayam petelur dan program pemberdayaan lainnya.

Ia juga menambahkan bahwa program kampung nelayan terus menjadi perhatian. Tahun sebelumnya, program tersebut telah direalisasikan di Desa Lariang.

“Program kampung nelayan tahun 2025 sudah berjalan di Bambakoro, Kecamatan Tikke Raya. Tahun ini kita usulkan lagi untuk Pasangkayu dan Sarudu,” jelasnya.

Selain fokus pada sektor pangan dan perikanan, Agus turut menyoroti perkembangan industri di daerah, termasuk PT Kipas. Ia menyampaikan bahwa proses pelaksanaan perusahaan tersebut terus dikawal, dan pihak perusahaan telah melakukan pembayaran ganti rugi tenaga kerja dengan progres penyelesaian sekitar 35 persen.

Menurutnya, kehadiran industri sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi angka pengangguran, khususnya bagi tenaga kerja menengah.

“Karena apabila tidak ada industri, daerah tidak akan maju. Banyak pengangguran, terutama tenaga kerja menengah,” tegasnya.

Ia berharap seluruh program yang diperjuangkan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan di Kabupaten Pasangkayu dan Sulawesi Barat secara umum.(Dar)