HUKUM KRIMINALNEWSPAS

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta: Polisi Harus Berani, Cerdas, dan Menjadi Teladan

×

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta: Polisi Harus Berani, Cerdas, dan Menjadi Teladan

Sebarkan artikel ini

POLDA SULBAR, NEWSPAS.NET – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menyampaikan serangkaian arahan yang mendalam, kritis, dan penuh makna kepada seluruh jajaran personel guna mewujudkan pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin profesional, bermartabat, aman, dan berkesinambungan.

Arahan tersebut disampaikan saat apel di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Senin (6/7/2026). Pesan Kapolda berangkat dari keprihatinan sekaligus penghormatan yang tinggi atas pengorbanan anggota Polri, serta tekad untuk membangun institusi yang semakin kuat melalui setiap pengalaman dan evaluasi.

Mengawali arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel mendoakan anggota Polda Kalimantan Tengah yang gugur saat menjalankan tugas negara beberapa waktu lalu.

“Pada kesempatan ini, mari kita panjatkan doa bersama, semoga para personel yang gugur mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pengabdian tulus mereka kelak akan tercatat sebagai amal kebaikan yang abadi di sisi-Nya,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa setiap pengorbanan anggota Polri tidak akan pernah sia-sia dan akan menjadi teladan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas.

Kapolda juga mengingatkan kembali makna sumpah yang diucapkan setiap anggota Polri saat dilantik.

“Sejak hari kalian mendaftar dan mengucapkan ikrar sumpah menjadi anggota Polri, pada saat itulah seluruh kewenangan sekaligus tanggung jawab besar diserahkan kepada kalian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sepenuh hati,” katanya.

Menurutnya, melawan segala bentuk kejahatan merupakan jati diri seorang polisi. Namun, keberanian dalam bertugas harus selalu dibarengi dengan kecermatan, perencanaan, dan perhitungan yang matang.

“Kejahatan wajib dilawan dan diproses sesuai hukum. Akan tetapi, sebelum bertindak, ukurlah kekuatan sendiri, pahami karakter lawan, pelajari medan tugas, dan pastikan seluruh informasi telah lengkap dan akurat,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan para pimpinan agar tidak mengeluarkan perintah tanpa memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung.

Ia menyoroti masih minimnya budaya evaluasi terhadap berbagai insiden yang dialami anggota di lapangan. Menurutnya, setiap peristiwa harus menjadi bahan pembelajaran agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

“Jadikan peristiwa duka di Kalimantan Tengah sebagai pelajaran berharga bagi kita semua. Kita hormati pengorbanan mereka dengan cara bertugas lebih cerdas, lebih aman, dan lebih profesional,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kapolda juga menegaskan dua syarat utama yang harus dimiliki setiap perwira Polri apabila ingin menjadi pemimpin yang dihormati.

Pertama, harus cerdas dalam memberikan perintah. Setiap instruksi wajib didasarkan pada analisis yang matang, terukur, jelas, dan membawa manfaat bagi organisasi.

Kedua, harus mampu menjadi teladan bagi anggota. Seorang pemimpin, kata Kapolda, harus memiliki etika, berani menegur anggota yang melakukan kesalahan, sekaligus memberikan pembinaan secara bijaksana, bukan sekadar menghukum.

Selain itu, Kapolda mengajak seluruh jajaran membangun budaya evaluasi yang sehat.

“Selama ini kita rajin mencatat keberhasilan, tetapi enggan mencatat kegagalan. Padahal, kegagalan justru menjadi pelajaran paling berharga agar strategi penanganan di masa depan semakin baik dan kesalahan yang sama tidak terulang,” jelasnya.

Di penghujung arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, baik perwira, bintara maupun PNS Polri, atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Barat. Ia juga mengapresiasi suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Kapolda menutup arahannya dengan pesan moral kepada seluruh personel agar senantiasa menjadi polisi yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah polisi-polisi yang baik, yang hadir untuk meringankan beban dan kesulitan orang lain melalui jabatan serta kewenangan yang diamanahkan. Di luar dinas, tetaplah menjadi ayah yang membanggakan dan ibu yang penuh kasih bagi keluarga masing-masing,” pungkasnya.

(Humas Polda Sulbar)