Pasangkayu, NEWSPAS.NET – Aksi penggerebekan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite oleh sekelompok pemuda Karang Taruna Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, yang terjadi subuh sekitar pukul 04.00 WITA di area SPBU Lambara, mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Pasangkayu, Farid Zuniawansyah.
Farid yang duduk di Komisi II DPRD, membidangi urusan perekonomian dan sumber daya, memberikan apresiasi atas kepedulian pemuda terhadap dugaan praktik penyelewengan distribusi BBM subsidi. Ia menyebut keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, merupakan bagian dari pengawasan sosial yang sangat penting.
“Saya memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Kasano atas keberanian mereka mengungkap hal ini. Namun, kami juga mendorong agar segala bentuk pengawasan dilakukan sesuai prosedur hukum dan tetap mengedepankan koordinasi dengan aparat berwenang,” ujar Farid saat dikonfirmasi, Selasa (3/6).
Farid juga menegaskan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi dari Pertamina dan instansi terkait untuk memastikan tidak adanya pelanggaran dalam distribusi BBM di SPBU Lambara.
“Kita tidak ingin BBM subsidi yang diperuntukkan untuk rakyat justru diselewengkan. Jika terbukti ada penyimpangan, maka harus ditindak tegas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong aparat penegak hukum untuk menangani laporan masyarakat ini secara profesional dan terbuka. Ia menilai, kejadian tersebut bisa menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan distribusi BBM bersubsidi di seluruh SPBU di wilayah Pasangkayu.
“Kami di Komisi II akan terus mengawal masalah ini. Karena BBM subsidi adalah hak masyarakat kecil, dan tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” pungkas Farid.
Aksi penggerebekan ini menjadi sorotan warga sekitar, yang selama ini mencurigai adanya aktivitas tidak wajar dalam penyaluran BBM bersubsidi. Sejumlah dokumentasi video dan foto turut beredar di media sosial dan grup-grup percakapan warga.*(As)









Komentar