Program Ketahanan Pangan, Polsek Bambalamotu Dampingi Penanaman Jagung Warga

NEWSPAS.net

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Bambalamotu, Polres Pasangkayu, terus aktif mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong produktif melalui kegiatan penanaman jagung di wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026, sekitar pukul 07.39 Wita, bertempat di lahan kebun milik Ibu Hariana, Dusun Torenda, Desa Kasoloang, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu.

Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Bambalamotu, AKP Yauri Yusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepada masyarakat agar mampu mengelola potensi lahan pertanian secara maksimal,” ujarnya.

Penanaman jagung tersebut dilakukan oleh Kelompok Tani Bina Harapan, dengan penanam atas nama Sapruddin, warga setempat. Lahan yang dimanfaatkan memiliki luas sekitar 1,5 hektare dengan jumlah bibit jagung yang ditanam sebanyak 7 kilogram.

Berdasarkan data di lapangan, hasil panen diproyeksikan cukup menjanjikan. Jagung diperkirakan akan dipanen pada akhir Juni 2026 dengan estimasi hasil mencapai sekitar 3 ton.

Kapolsek Bambalamotu menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif yang dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Selain pendampingan penanaman, masyarakat juga diberikan edukasi terkait standar kualitas hasil panen. Jagung yang dihasilkan diharapkan dapat dijual ke Bulog Kabupaten Pasangkayu dengan kadar air maksimal 14 persen, sehingga memiliki nilai jual yang baik sesuai ketentuan.

Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki potensi besar dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian pun mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan motivasi dan dukungan langsung dalam pengembangan sektor pertanian.(*)