Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bambaira Turun Langsung Panen Jagung Bersama Petani

NEWSPAS.net

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bambaira melaksanakan kegiatan panen jagung bersama anggota Kelompok Tani Buah Harapan di Dusun Todang Jaya, Desa Bambaira, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Selasa (7/4/2026) pukul 14.00 Wita.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani jagung, dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayah binaan. Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Bambalamotu AKP Yauri Yusuf menyampaikan bahwa kehadiran personel di tengah aktivitas petani merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas bersama Sarding turut melaksanakan panen jagung di kebun milik Nurdiana, anggota Kelompok Tani Buah Harapan. Selain membantu proses panen, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus meningkatkan hasil produksi ke depannya, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau langsung kondisi petani saat panen, sekaligus mengetahui capaian hasil produksi yang diperoleh. Dari hasil pemantauan di lapangan, lahan milik Nurdiana memiliki luas sekitar ±1 hektare dengan masa tanam dimulai sejak Desember 2025. Pada musim panen kali ini, hasil yang diperoleh mencapai sekitar ±0,5 ton jagung.

Selain melakukan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga mengimbau para petani agar menjual hasil panennya ke Bulog, mengingat harga beli dinilai lebih tinggi dibandingkan tengkulak. Diketahui, Bulog membeli jagung dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan syarat jagung dalam kondisi bersih dan memiliki kadar air maksimal 14 persen. Namun, untuk hasil panen kali ini, rencananya akan dipasarkan ke BUMDes usaha ayam petelur Desa Bambaira.

Secara keseluruhan, kegiatan panen jagung bersama berlangsung aman, tertib, dan lancar. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petani, di antaranya distribusi pupuk yang terkadang terlambat serta bantuan bibit yang pertumbuhannya belum merata. Hal ini menjadi perhatian bersama guna dicarikan solusi ke depan demi meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, serta mampu memberikan semangat kepada para petani untuk terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Pasangkayu.