Newspas.net – Pasangkayu, 11 April 2025
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Entry Meeting sebagai tahap awal pemeriksaan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) keuangan daerah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (11/4/2025) di Ruang Rapat Bupati Pasangkayu.

Entry Meeting ini dihadiri langsung oleh Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Kepala BPK Sulbar Frider Sinaga beserta jajarannya, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasangkayu.
Dalam sambutannya, Kepala BPK Sulbar Frider Sinaga menyampaikan bahwa pemeriksaan LKPJ ini akan berlangsung selama 28 hari, dimulai sejak 9 April hingga 6 Mei 2025. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan pemerintah.
“Pemeriksaan kami laksanakan mulai tanggal 9 April hingga 6 Mei 2025. Tujuannya adalah untuk memberikan opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan pemerintah pusat maupun daerah,” jelas Frider.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BPK untuk mengidentifikasi hal-hal penting yang dapat menjadi perhatian lembaga perwakilan dalam menyusun kebijakan ke depan.

Sementara itu, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa menegaskan bahwa Pemkab Pasangkayu selalu berkomitmen penuh dalam setiap proses pemeriksaan keuangan oleh BPK, yang merupakan agenda tahunan rutin.
“Setiap tahun kami selalu rutin menyerahkan laporan keuangan daerah kepada BPK Sulbar. Kami berharap, hasil dari pemeriksaan ini dapat kembali mengantarkan Pasangkayu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Yaumil.
Inspektur Inspektorat Pasangkayu, Tanwir Miliansyah, juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, Kabupaten Pasangkayu telah berhasil meraih opini WTP sebanyak sembilan kali dari BPK.
“Kami juga berharap kepada seluruh rekan-rekan OPD agar dapat memberikan kontribusi maksimal dalam proses penyerahan LKPJ ini,” tutup Tanwir.
Dengan dilaksanakannya entry meeting ini, Pemkab Pasangkayu optimistis dapat kembali mempertahankan predikat WTP yang ke-10 kalinya sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.









Komentar