Mamuju, NEWSPAS.NET- 2 Juni 2025 — Dalam rangkaian kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) ke-XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025, para peserta dari Kabupaten Pasangkayu berhasil menunjukkan prestasi membanggakan. Mereka berhasil melaju ke babak final pada cabang seni baca Al-Qur’an golongan dewasa dan anak-anak.
Kegiatan STQH yang berlangsung di Masjid Raya Suada, Mamuju, pada tanggal 2 Juni 2025 ini mempertemukan qari dan qariah terbaik dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Berdasarkan hasil keputusan rapat Majelis Dewan Hakim, diumumkan bahwa beberapa peserta dari Pasangkayu berhasil menembus babak final.

Adapun peserta dari Kabupaten Pasangkayu yang berhasil masuk ke babak final adalah:
Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Dewasa
Kategori Putra:
Iklas Al Amin (TQ. 110) dengan nilai 94,25
Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Anak-anak
Kategori Putra:
Asraf (TQ. 004) dengan nilai 91,25
Kategori Putri:
Afifah Syahira (TQ. 005) dengan nilai 91,00
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta dan keluarga, tetapi juga membawa harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Pasangkayu.

Plt. Kepala Bagian Kesra, M. Azis, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
“STQH ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai spiritual. Kepada seluruh peserta, saya berharap agar terus berupaya, jangan cepat berpuas diri. Teruslah belajar dan menggali potensi untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa para finalis dari Pasangkayu telah mengikuti babak final tadi malam, dan hasilnya diharapkan sesuai dengan apa yang telah diusahakan dan diharapkan oleh seluruh masyarakat.
“Insyaallah, hasilnya memuaskan. Kita berharap para peserta dapat mengharumkan nama Kabupaten Pasangkayu, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional ke depannya,” tambahnya.
Kegiatan STQH ini diharapkan menjadi ajang strategis dalam membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.*(As)









Komentar