PASANGKAYU,NEWSPAS.NET— Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Ako Polsek Pasangkayu, Bripka Rijal, melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan Isthiqosa Akbar yang digelar Pondok Pesantren Abuhurairah bekerja sama dengan NU Kabupaten Pasangkayu, Minggu (17/05/2026) pukul 09.00 Wita di Dusun Peboro, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu.
Kegiatan religius tersebut dirangkaikan dengan peresmian bangunan kelas baru Pondok Pesantren Abuhurairah yang berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan salawat Nabi Muhammad SAW, pembukaan, pembacaan kalam ilahi, sambutan-sambutan, zikir isthiqosa, doa bersama hingga penutupan kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Pondok Pesantren Abuhurairah Desa Ako, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pasangkayu mewakili Bupati Pasangkayu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu selaku Ketua NU Kabupaten Pasangkayu, Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu, Dandim 1427/Pasangkayu, perwakilan Kapolsek Pasangkayu, Kepala Kemenag Kabupaten Pasangkayu, Kepala Kemenag Kabupaten Mamuju Tengah, para pimpinan pondok pesantren naungan NU se-Kabupaten Pasangkayu, orang tua wali santri, serta masyarakat sekitar pesantren.
Selain itu, hadir pula para santri dari sejumlah pondok pesantren dan TPA, di antaranya Pesantren Al Amanah Desa Kaluku Nangka, TPA Nurul Ilahi Kelurahan Martajaya, Pondok Yadi Desa Benggaulu, Pondok Shirotul Fuqoha Desa Balanti, serta Pondok Alhikma Baras 3 Desa Karave.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 orang tersebut berlangsung aman, tertib dan penuh kekhusyukan berkat pengamanan dan koordinasi yang dilakukan pihak kepolisian bersama panitia kegiatan.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
“Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, kehadiran Polri juga menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat,” ujarnya.









