PASANGKAYU, NEWSPAS.NET – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kalangan remaja dan pelajar terus dilakukan oleh Sat Lantas Polres Pasangkayu. Melalui Unit Kamsel, Sat Lantas Polres Pasangkayu bersama Jasa Raharja menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa-siswi SMAN 1 Tikke, Kamis (11/6/2026) pukul 09.30 Wita.
Kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari program rutin pembinaan dan penyuluhan yang dilaksanakan Sat Lantas Polres Pasangkayu guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kasat Lantas IPTU Karina Rara Ayu mengatakan tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia remaja menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Karena itu, diperlukan langkah preventif melalui edukasi yang berkelanjutan dan menyentuh langsung para pelajar sebagai pengguna jalan.
“Pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, edukasi sejak dini sangat penting agar mereka memahami aturan dan risiko saat berkendara di jalan raya,” ujar IPTU Karina Rara Ayu.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai aturan dasar berlalu lintas, pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, larangan mengendarai kendaraan bagi yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta bahaya penggunaan telepon genggam saat berkendara.
Selain itu, petugas juga mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Tidak hanya dari aspek keselamatan berkendara, pihak Jasa Raharja turut memberikan sosialisasi terkait perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, termasuk hak masyarakat untuk memperoleh santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi tersebut disampaikan agar para pelajar memahami pentingnya aspek perlindungan dan keselamatan saat menggunakan sarana transportasi.
Kasat Lantas IPTU Karina Rara Ayu menegaskan bahwa edukasi kepada kalangan pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Pasangkayu.
“Dengan pemahaman yang baik sejak usia dini, kami berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang mampu menularkan perilaku berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut para siswa semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya, mematuhi peraturan lalu lintas, serta mampu menjadi pelopor keselamatan bagi teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan pihak sekolah. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, Jasa Raharja, dan dunia pendidikan dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Pasangkayu.Naskah ini sudah siap untuk dipublikasikan di media online dengan format berita straight news.(*)









