DAERAHPOLITIK

Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu Buka Sekolah Internet Komunitas Masyarakat, Dorong KIM Cerdas Digital dan Produktif

×

Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu Buka Sekolah Internet Komunitas Masyarakat, Dorong KIM Cerdas Digital dan Produktif

Sebarkan artikel ini

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Kabupaten Pasangkayu, Zulfikar K, S.P., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sekolah Internet Komunitas Masyarakat (Senter KIM) dengan tema “KIM Cerdas Digital, Sulbar Aman dan Produktif.”
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfopers Provinsi Sulawesi Barat tersebut berlangsung di Hotel Nerly, Pasangkayu.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Siti Suraidah Suhardi selaku narasumber, Kepala Dinas Kominfopers Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar beserta jajaran, Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu, Zulfikar K beserta jajaran, serta para peserta Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).
Dalam sambutannya, Zulfikar K menyampaikan bahwa di era digital saat ini, internet bukan lagi menjadi sesuatu yang mewah, melainkan telah menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.
Namun, menurutnya, kemudahan akses internet harus diiringi dengan kemampuan untuk memanfaatkannya secara bijak, produktif, dan positif, terutama dalam mendukung kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Internet bukan lagi hal yang asing. Internet adalah jendela dunia. Lewat internet, kita bisa belajar banyak hal, mencari informasi dan mengembangkan usaha masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Zulfikar mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam menggunakan internet, khususnya dalam memilah dan menyaring berbagai informasi yang beredar di ruang digital.

“Kita harus tahu cara memilah informasi yang benar. Kita juga harus bisa menghindari dampak buruk dari dunia maya,” katanya.

Ia berharap melalui kegiatan Senter KIM tersebut, masyarakat dapat belajar bersama serta meningkatkan keterampilan digital, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap warga masyarakat dapat belajar bersama, menguasai keterampilan digital dasar hingga lanjutan, dan memajukan potensi lokal kita ke ruang digital,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Siti Suraidah Suhardi, mengatakan bahwa keberadaan KIM tidak boleh hanya berperan sebagai penyebar informasi.

Menurutnya, KIM harus mampu naik kelas menjadi penggerak literasi digital di tengah masyarakat serta menjadi penghubung antara pemerintah, masyarakat, desa dan dunia usaha.

“KIM jangan hanya menjadi penyebar informasi, tetapi KIM harus naik kelas menjadi penggerak literasi digital masyarakat. KIM dapat menjadi penghubung antara pemerintah, masyarakat, desa, dan dunia usaha,” ungkapnya.

Siti Suraidah menegaskan bahwa konektivitas digital memiliki peran penting dalam menciptakan pemerataan kesempatan bagi masyarakat.

“Internet adalah jalan menuju keadilan pembangunan. Jalan raya menghubungkan tempat, internet juga menghubungkan kesempatan,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai tugas pemerintah tidak hanya memastikan masyarakat mendapatkan akses atau sinyal internet, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui konektivitas digital.

“Oleh karena itu, tugas kita bukan hanya memastikan masyarakat mempunyai sinyal, tetapi memastikan masyarakat mempunyai kesempatan yang sama untuk maju melalui konektivitas digital,” pungkasnya.(*Red)