PASANGKAYU, NEWSPAS.NET –
Komisi I DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu di ruang rapat Komisi I pada Senin (13/1/2025). Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua Komisi I, Muslihat Kamaluddin, dan dihadiri oleh anggota komisi serta jajaran pejabat dari Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rukman.
Rapat kerja ini membahas berbagai isu strategis terkait pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting, peningkatan layanan Puskesmas, serta kendala dalam pengadaan fasilitas dan tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
Dalam pembukaannya, Ketua Komisi I menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Dinas Kesehatan untuk memastikan program kesehatan yang dijalankan pemerintah dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa alokasi anggaran untuk sektor kesehatan dapat dikelola secara efektif dan tepat sasaran. Fokus kita adalah pelayanan yang merata hingga ke pelosok,” tegasnya.
Pembahasan Stunting dan Program Prioritas
Salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat ini adalah upaya percepatan penurunan angka stunting. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rukman, memaparkan sejumlah program yang telah dilakukan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta edukasi gizi di masyarakat. “Namun, kami menghadapi tantangan dalam hal pendataan yang akurat dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Komisi I meminta Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kolaborasi dengan desa-desa melalui kader kesehatan agar program stunting dapat berjalan lebih efektif. “Kami juga berharap ada evaluasi rutin terhadap program ini agar kendala di lapangan dapat segera diatasi,” tambah anggota Komisi I, Arham Bustaman.
Peningkatan Layanan Puskesmas
Dalam rapat tersebut, isu layanan Puskesmas juga menjadi perhatian utama. Beberapa anggota Komisi I menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait minimnya tenaga medis dan keterbatasan fasilitas di sejumlah Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan tambahan tenaga kesehatan melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Kami juga sedang mengupayakan pengadaan alat kesehatan untuk Puskesmas di wilayah terpencil,” jelasnya.
Anggaran Kesehatan dan Pengawasan DPRD
Muslihat Kamaluddin menutup rapat dengan menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung peningkatan anggaran di sektor kesehatan. Namun, ia juga meminta Dinas Kesehatan untuk lebih transparan dalam penggunaan anggaran dan memberikan laporan berkala kepada DPRD.

“Kami akan terus mengawal program-program kesehatan ini agar sesuai dengan harapan masyarakat. Jangan sampai ada anggaran yang tidak tepat guna, karena kesehatan adalah kebutuhan mendasar yang harus kita prioritaskan,” pungkasnya.
Rapat kerja ini berlangsung selama kurang lebih dua jam dan menghasilkan beberapa rekomendasi strategis yang akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan dalam waktu dekat. Komisi I DPRD Pasangkayu juga berencana melakukan kunjungan lapangan untuk memantau langsung kondisi fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah.









Komentar