Diskominfo Pasangkayu Ajukan Anggaran Rp. 2,4 Miliar untuk Pusat Data SOC

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET –
Komisi II DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan Pasangkayu pada Rabu, 15 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Komisi II dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Farid Mulyadi H. Halim, didampingi sejumlah anggota komisi lainnya. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasangkayu, Hj. Asiah, beserta Kepala Bidang (Kabid) terkait.

Rapat kerja ini membahas program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu tahun anggaran 2025-2026, khususnya terkait pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan keterjangkauan masyarakat terhadap kebutuhan pokok, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Pasangkayu.

Dalam paparannya, Hj. Asiah menyampaikan bahwa pelaksanaan program GPM menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan kendaraan operasional yang dibutuhkan untuk menunjang mobilitas petugas dalam mendistribusikan pangan murah ke masyarakat, terutama di wilayah pelosok dan terpencil.

“Kami berharap Komisi II DPRD dapat memberikan dukungan penuh, terutama dalam penganggaran dan solusi atas kendala yang kami hadapi. Dengan dukungan ini, kami optimis program Gerakan Pangan Murah bisa berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hj. Asiah.

Ketua Komisi II DPRD Pasangkayu, Farid Mulyadi H. Halim, merespons dengan menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung program-program prioritas yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk Gerakan Pangan Murah. Farid menegaskan bahwa DPRD akan memperhatikan kebutuhan Dinas Ketahanan Pangan, terutama terkait fasilitas operasional, agar program ini dapat berjalan sesuai target.

“Dukungan dari DPRD akan terus kami dorong untuk memastikan program ini berjalan optimal. Apalagi, ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting, yaitu pangan dengan harga terjangkau,” kata Farid.

Lebih lanjut, rapat juga membahas strategi implementasi program, seperti mekanisme distribusi pangan murah, wilayah prioritas, serta sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi antara Komisi II DPRD dan Dinas Ketahanan Pangan, guna memastikan pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pasangkayu.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan target ketahanan pangan di Pasangkayu dapat tercapai, sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di tengah masyarakat. NP

Komentar