Efisiensi Anggaran, Pemkab Pasangkayu Laksanakan Musrenbang Kecamatan Secara Daring

Newspas.net

PASANGKAYU,NEWSPAS.NET– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan secara daring atau virtual, Rabu (4/2/2026). Pelaksanaan Musrenbang ini menjadi yang pertama kali dilakukan pada tahun 2026.

Musrenbang tingkat kecamatan secara virtual tersebut dilaksanakan sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan oleh pemerintah daerah.

Kegiatan dipusatkan di ruang rapat Kantor Bupati Pasangkayu dan diikuti oleh seluruh kecamatan melalui aplikasi Zoom Meeting. Musrenbang dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Pasangkayu, Suhardi, serta dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Pasangkayu.

Selain jajaran OPD, para camat beserta perwakilan dari masing-masing kecamatan turut mengikuti Musrenbang dari wilayahnya masing-masing secara virtual.

Pantauan di lokasi, suasana ruang rapat Kantor Bupati Pasangkayu tampak tertata rapi dan berlangsung formal. Para kepala OPD terlihat mengenakan seragam dinas putih, duduk berderet menghadap meja utama. Di atas meja rapat tersusun dokumen perencanaan, buku catatan, serta perangkat pendukung rapat.

Beberapa peserta tampak aktif menyimak jalannya Musrenbang dan mencatat sejumlah poin penting yang disampaikan. Sementara itu, layar monitor di sudut ruangan menampilkan peserta dari kecamatan yang mengikuti kegiatan secara virtual, menandakan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan kecamatan tetap terjaga meski tanpa tatap muka langsung.

Meski dilaksanakan secara sederhana dan terbatas, seluruh peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan. Diskusi berlangsung tertib, dengan penyampaian usulan pembangunan dari kecamatan yang disimak langsung oleh jajaran pemerintah daerah.

Asisten II Setda Pasangkayu, Suhardi, mengatakan Musrenbang tingkat kecamatan secara virtual ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan akibat efisiensi anggaran.

“Kegiatan ini perdana kita lakukan secara virtual akibat efisiensi anggaran. Tahun-tahun sebelumnya Musrenbang selalu dilaksanakan dengan tatap muka langsung di setiap kecamatan,” ujar Suhardi usai kegiatan.

Ia menegaskan, meskipun dilaksanakan secara daring, tujuan utama Musrenbang tetap sama, yakni menampung dan mendengarkan seluruh masukan dari tingkat desa dan kecamatan sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah ke depan.

“Musrenbang ini bertujuan untuk mendengarkan seluruh masukan yang ada di tingkat desa dan kecamatan, sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah ke depannya,” jelasnya.

Suhardi menambahkan, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat para kepala OPD untuk mengikuti Musrenbang. Seluruh perangkat daerah tetap menunjukkan komitmen dalam menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif.

“Meskipun dilakukan secara virtual dan seadanya, seluruh kepala OPD tetap antusias mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang secara daring juga menjadi bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sekaligus sebagai bahan evaluasi ke depan.

“Kalau ini dinilai bagus dan efektif, tidak menutup kemungkinan Musrenbang ke depan tetap dilaksanakan secara virtual,” ungkapnya.

Meski demikian, Suhardi berharap kondisi keuangan daerah Kabupaten Pasangkayu dapat kembali normal sehingga pelaksanaan Musrenbang selanjutnya dapat kembali dilakukan secara tatap muka langsung di setiap kecamatan.

“Kita berharap kondisi keuangan daerah bisa kembali normal, sehingga Musrenbang dapat dilaksanakan secara langsung seperti sebelumnya,” pungkasnya. (*)