POLDA SULBAR, NEWSPAS.NET – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan komitmen penuh jajaran Polda Sulbar untuk mengawal dan menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) serta berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Komitmen tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (18/6/2026).
Rakerpim yang mempertemukan unsur Forkopimda dan perangkat daerah itu menjadi forum strategis untuk memonitor sekaligus mengevaluasi pelaksanaan Program Strategis Nasional serta program prioritas pembangunan di Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menegaskan bahwa Polri siap memberikan pengawalan maksimal agar seluruh kebijakan pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menyukseskan berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Polri, khususnya Polda Sulbar, siap berdiri di depan untuk mendukung dan mengamankan setiap kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sinergi seluruh elemen pemerintahan di Sulbar harus berjalan sebagai satu ekosistem pembangunan yang saling menguatkan,” tegas Kapolda.
Rakerpim tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI, Gubernur Sulawesi Barat, Kabinda Sulbar, Kasrem 142/Tatag, para bupati se-Sulawesi Barat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam agenda tersebut terdapat dua momen penting yang menjadi perhatian bersama, yakni pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Posyandu Beribadah.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan oleh Gubernur Sulbar bersama Deputi BPS RI sebagai tanda dimulainya pelaksanaan sensus nasional. Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 1.300 hingga 1.400 petugas lapangan lokal untuk mendata struktur ekonomi serta pelaku UMKM di Sulawesi Barat. Untuk mencegah aksi penipuan, seluruh petugas resmi akan dibekali rompi, kartu identitas, dan QR Code yang dapat dipindai oleh masyarakat.
Sementara itu, penandatanganan MoU Program Posyandu Beribadah antara Pemerintah Provinsi Sulbar dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulbar difokuskan pada percepatan penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek keagamaan dan kesehatan.
Dalam laporannya, Kepala Bapperida Provinsi Sulbar menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah kini disatukan melalui kerangka dasar Pancadaya, yang bertujuan mengintegrasikan program nasional dengan target pembangunan daerah guna mewujudkan tiga visi utama, yakni Sembuh Stunting, Kemiskinan Berkurang, dan Ekonomi Melejit.
Sejumlah program prioritas yang menjadi fokus bersama dalam Rakerpim tersebut meliputi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta penguatan ketahanan pangan melalui pengelolaan cadangan gabah dan beras serta pengendalian inflasi.
Di sisi lain, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas berbagai capaian pembangunan. Sulbar berhasil meraih penghargaan TPID Berkinerja Terbaik Tahun 2025 serta Terbaik I dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran. Selain itu, inflasi Sulawesi Barat pada Mei 2026 juga tercatat berada di bawah rata-rata nasional.
BPS juga mengingatkan bahwa struktur ekonomi Sulawesi Barat masih didominasi sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 47,28 persen. Oleh sebab itu, data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi digital dan pengembangan UMKM agar lebih tepat sasaran.
Melalui Rakerpim Semester I Tahun 2026 ini, Polda Sulbar bersama seluruh unsur Forkopimda dan Pemerintah Daerah menyepakati komitmen bersama beserta rencana tindak lanjut yang akan dievaluasi secara berkala demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
Humas Polda Sulbar









