PASANGKAYU, NEWSPAS.NET — Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, Rabu,14/1/2026, di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu, Jalan Abdul Muis.Rapat tersebut membahas rencana program kerja Tahun Anggaran 2026 antara DPRD Kabupaten Pasangkayu dan Pemerintah Daerah.
Rapat dipimpin oleh Amries Amier yang mewakili Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu. Kegiatan ini dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta para kepala bidang dari OPD terkait.

Dalam rapat tersebut, pimpinan sidang memberikan kesempatan pertama kepada Dinas Perhubungan untuk memaparkan program-program strategis yang akan dilaksanakan, dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran daerah. Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasangkayu, H. Masri, menyampaikan secara rinci rencana program kerja yang disusun untuk Tahun Anggaran 2026. Ia juga menguraikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan sarana dan prasarana transportasi.

Menanggapi pemaparan tersebut, pimpinan rapat Amries Amier mengusulkan agar kawasan wisata Pantai Maleo hingga Pantai Koa-Koa mendapat perhatian khusus, terutama terkait penerangan. Menurutnya, minimnya penerangan di kawasan tersebut, khususnya di area gazebo, berpotensi menimbulkan aktivitas yang tidak diinginkan.
Ia juga mengusulkan agar akses jalan menuju Pantai Koa-Koa dipasangi lampu penerangan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta pengunjung.
“Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, khususnya Dinas Perhubungan,” tegas Amries Amier.
Usulan tersebut ditanggapi oleh Kepala Bidang Dinas Perhubungan yang menjelaskan bahwa penerangan di kawasan pantai dan taman bukan sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab terhadap penerangan jalan umum. Meski demikian, pihaknya akan mempresentasikan persoalan tersebut kepada Bupati Pasangkayu untuk memperoleh kejelasan kewenangan terkait pemasangan lampu di kawasan taman dan destinasi wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Pasangkayu, Sumarlin, ST, turut memaparkan sejumlah program strategis yang direncanakan. Ia menyampaikan bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan utama, sehingga tidak semua program yang diwacanakan dapat terakomodir secara maksimal.
Rapat tersebut diharapkan menjadi wadah sinkronisasi dan koordinasi antara DPRD dan OPD dalam menyusun program prioritas pembangunan Kabupaten Pasangkayu pada Tahun Anggaran 2026.(Dar)








