Komisi III DPRD Pasangkayu Monitoring Pekerjaan Normalisasi Sungai di Desa Patika

Newspas.net

PASANGKAYU,NEWSPAS.NET- Untuk memastikan pekerjaan normalisasi sungai berjalan sesuai perencanaan, Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu melaksanakan monitoring dan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Sarudu, Rabu (24/12/2025).

‎Monitoring tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, yakni Robin Chandra Hidayat, Edhy Perdana Putra, dan Ryan Ramadhan. Kegiatan ini difokuskan pada pekerjaan normalisasi sungai di Desa Patika serta di sepanjang jalan poros Sarudu–Duripoku.

‎Anggota Komisi III DPRD Pasangkayu, Robin Chandra Hidayat (RCH), menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan kunker ini bertujuan memastikan pekerjaan normalisasi sungai yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Pasangkayu Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik dan sesuai perencanaan.

‎“Normalisasi sungai ini diharapkan dapat mengurangi potensi banjir saat musim hujan, karena kondisi sungai kini sudah lebih dalam,” ujar Robin.

‎Namun demikian, ia juga mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan. Material lumpur hasil pengerukan sungai yang dijadikan bendungan di pinggiran sungai menyebabkan badan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

‎“Percikan dan lelehan lumpur ke badan jalan cukup berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua. Kami mengimbau agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintas,” tambahnya.

‎Robin juga menyampaikan bahwa normalisasi sungai ini idealnya dilanjutkan hingga Desa Bulumario, Kecamatan Sarudu, agar upaya pengendalian banjir dapat berjalan maksimal. Namun, keterbatasan anggaran pada tahun ini menyebabkan volume pekerjaan masih terbatas.

‎“Tahun ini kita menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia, sehingga pekerjaan baru dilakukan sebagian. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan hingga tuntas,” jelasnya.

‎Ia mengungkapkan bahwa normalisasi sungai di wilayah tersebut pernah dilakukan sekitar tahun 1990-an, dengan lebar sungai mencapai sekitar 4 meter dan kedalaman sekitar 3 meter. Saat ini, kondisi dasar sungai sudah hampir setara dengan badan jalan akibat pendangkalan.

‎Robin berharap masyarakat dapat bersabar, sembari DPRD dan pemerintah daerah terus berupaya agar normalisasi sungai dapat diselesaikan pada tahun mendatang. Menurutnya, optimalisasi anggaran sangat dibutuhkan karena banyak kebun warga yang kerap terendam banjir saat musim hujan, sehingga berdampak pada penurunan hasil produksi.

‎“Harapan kami, pemerintah daerah bisa memaksimalkan anggaran untuk normalisasi ini agar kebun-kebun warga yang selama ini tergenang banjir bisa kembali normal,” pungkasnya.

‎DPRD Kabupaten Pasangkayu menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar pekerjaan normalisasi sungai tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi banjir di wilayah Kecamatan Sarudu dan Duripoku yang sejak lama menjadi langganan banjir akibat pendangkalan dan penyempitan sungai.(Udin)