POLDA SULBAR, NEWSPAS.NET – Suasana kompetitif yang dibalut keakraban mewarnai Tribun Mapolda Sulawesi Barat dalam Turnamen Catur yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Polda Sulbar ke-10.
Sebanyak 84 peserta yang terdiri dari anggota Polri dan masyarakat umum ambil bagian dalam ajang tersebut untuk mengadu strategi, kecerdasan, dan ketangkasan berpikir.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar selaku penanggung jawab kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta menggali minat dan bakat di bidang olahraga catur.
Ia juga mengangkat filosofi permainan catur yang dinilai relevan dengan kehidupan berorganisasi.
“Dalam catur, setiap bidak dan pion memiliki tugas mulia untuk saling melindungi dan menjaga rajanya agar tetap aman hingga akhir permainan. Filosofi ini berlaku bagi kita semua di Polda Sulbar. Seluruh personel harus saling mendukung, bekerja sama, dan menjaga pimpinan dalam menjalankan setiap kebijakan demi kesuksesan organisasi,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi turnamen tersebut, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan HUT Polda Sulbar ke-10.
Menurut Kapolda, olahraga catur memiliki nilai edukatif yang tinggi karena mengajarkan setiap orang untuk berpikir jauh ke depan serta mempertimbangkan setiap langkah secara matang.
“Bermain catur mengajarkan kita satu hal penting, yaitu setiap keputusan dan langkah yang diambil harus diperhitungkan secara cermat. Hal ini sama seperti perjalanan hidup kita, di mana kesalahan langkah dapat berakibat fatal di kemudian hari,” ungkap Kapolda.
Ia juga menyoroti pentingnya kesetaraan peran dalam mencapai tujuan. Sebagaimana di atas papan catur, setiap bidak memiliki fungsi dan perannya masing-masing yang sama pentingnya untuk meraih kemenangan. Begitu pula dalam organisasi Polri, setiap anggota memiliki tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi tercapainya tujuan bersama.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan, menyatukan hati, dan memperkuat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Kapolda meminta kepada seluruh dewan juri agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berpedoman pada aturan resmi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI), sehingga tercipta kompetisi yang adil, tertib, dan menghasilkan juara yang benar-benar layak.
Turnamen catur ini diharapkan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu membangun karakter disiplin, cerdas, dan sportif, baik bagi personel Polri maupun masyarakat Sulawesi Barat.
Humas Polda Sulbar









