POLDA SULBAR, NEWSPAS.NET – Menyambut momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang penuh berkah, Polda Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) pengamanan Operasi Ketupat Marano 2026 bersama Pemerintah Provinsi Sulbar dan seluruh instansi terkait.
Kegiatan yang bertujuan memperkuat sinergi kolaboratif dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026 ini dilaksanakan di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Jumat (6/3/2026).
Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Marano tahun ini dirancang agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan penuh kedamaian, aman, dan nyaman.
“Rapat lintas sektoral hari ini bukan hanya agenda rutin, melainkan kelanjutan langsung dari rakor tingkat nasional yang kemudian diwujudkan dalam tindak lanjut konkret di tingkat provinsi,” tuturnya saat wawancara dengan awak media.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian akan membangun sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di titik-titik strategis sepanjang jalur mudik serta wilayah permukiman padat penduduk. Tidak hanya sebagai pusat pengamanan, seluruh pos tersebut juga akan dilengkapi fasilitas rest area yang nyaman. Hal ini, kata Kapolda, telah diinstruksikan kepada seluruh Kapolres di wilayah Sulbar.
“Kita memahami bahwa perjalanan mudik bisa melelahkan. Dengan adanya rest area di pos pengamanan, masyarakat bisa beristirahat dengan aman tanpa perlu khawatir akan ancaman kejahatan atau kesulitan lainnya,” jelasnya.
Berdasarkan analisis data tahun 2024 dan 2025, tercatat adanya tren peningkatan kasus kejahatan dan kecelakaan lalu lintas selama masa operasi pengamanan Lebaran. Oleh karena itu, tahun ini Polda Sulbar menetapkan target untuk menekan bahkan menurunkan angka tersebut.
“Harapan kita bukan hanya mengurangi, tetapi semoga bisa mencapai kondisi ideal, yaitu tidak ada satu pun kecelakaan dan kejahatan selama Lebaran. Itu bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegas Kapolda.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kapolda juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif sebagai “polisi pribadi” bagi diri sendiri dan keluarganya.
Bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah, diimbau untuk memastikan seluruh pintu terkunci rapat serta peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman. Sementara bagi yang akan melakukan perjalanan mudik, diharapkan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, mulai dari kondisi ban yang tidak gundul hingga kelengkapan surat-surat kendaraan.
“Jangan pernah memaksakan kecepatan atau mengabaikan rambu lalu lintas. Banyak kecelakaan terjadi karena ingin cepat sampai, terutama di jalan sempit, tikungan, atau jalan menanjak,” ujarnya.
Ia juga berharap semangat gotong royong dalam menjaga keamanan dan ketertiban dapat tumbuh menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat.
“Mari kita mulai perjalanan dengan sukacita dan tersenyum, sampai tujuan dengan selamat, dan kembali ke rumah dengan senyum yang sama lebarnya,” tutupnya penuh harapan.
Humas Polda Sulbar









