Kapolres Pasangkayu Tinjau Kebersihan dan Pemanfaatan Pekarangan di Desa Motu, Wujudkan Semangat Merdeka Melalui Kemandirian Pangan

Newspas.net

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Polres Pasangkayu menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan masyarakat. Pada Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 13.20 WITA, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasangkayu meninjau langsung kebersihan dan pemanfaatan pekarangan di Desa Motu, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Pasangkayu Kompol Syaiful Isnaini, S.E., S.I.K., M.Si., Kabag Ops Kompol Andri Aryansyah, S.I.K., Kapolsek Baras IPTU Asep Saifurrohman, Kepala Desa Motu, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

 

Dalam sambutannya, AKBP Joko Kusumadinata memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Desa Motu dan warga yang telah aktif mendukung program edukasi kebersihan lingkungan serta pemanfaatan lahan pekarangan. Warga didorong untuk menanam berbagai jenis palawija sebagai sumber pangan mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Motu beserta perangkat desa yang telah bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan pekarangan secara produktif. Langkah ini sejalan dengan semangat kemerdekaan, yakni berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Kapolres.

 

 

 

Peninjauan ini tidak sekadar menjadi simbol kepedulian Polri terhadap lingkungan, tetapi juga bentuk ajakan nyata bagi masyarakat untuk membangun kedaulatan pangan mulai dari rumah sendiri. Dengan pekarangan yang bersih dan produktif, Desa Motu diharapkan menjadi contoh desa mandiri yang mampu mendukung ketahanan pangan daerah.

Semangat gotong royong yang tampak dalam kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai perjuangan bangsa, bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat mampu hidup sehat, mandiri, dan sejahtera di tanahnya sendiri.

 

 

Komentar