POLMAN, NEWSPAS.NET — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menghadiri secara langsung pembukaan Festival Sandeq Silumba 2025 yang digelar di Pantai Bahari, Polewali Mandar, Rabu (20/8/2025).
Festival tahunan yang telah menjadi ikon budaya Sulbar ini kembali digelar dengan semarak, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya maritim Mandar yang telah mendunia. Acara ini berhasil menarik perhatian luas dari masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Acara pembukaan turut dihadiri Gubernur Sulbar Suhardi Duka, para bupati se-Sulbar, serta unsur Forkopimda.
Pembukaan festival diawali dengan prosesi adat khas Mandar berupa ritual Makkuliwa dan doa bersama untuk keselamatan para Passandeq — para pelayar tradisional yang akan menaklukkan laut menggunakan perahu sandeq.
“Sandeq Silumba ini bukan sekadar olahraga, tapi juga cara kita menjaga warisan leluhur dan mempererat persaudaraan antarwarga,” ujar Wagub Salim S. Mengga dalam sambutannya.
Festival tahun ini diikuti 55 tim Passandeq yang akan menempuh lima etape pelayaran, dimulai pada 21 Agustus dari Pantai Bahari, Polewali Mandar, dan berakhir pada 26 Agustus di Pantai Manakarra, Mamuju.
Rangkaian kegiatan festival juga dimeriahkan dengan pameran seni budaya, kuliner khas Mandar, serta pertunjukan musik tradisional, yang menambah daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Daerah Polewali Mandar, meliputi sarana dan prasarana pendidikan, alat kesehatan, bantuan pengembangan infrastruktur desa, dan bantuan lainnya.
Wagub berharap bantuan ini dapat mempercepat pembangunan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Polewali Mandar.
“Festival ini bukan hanya warisan budaya, tetapi juga momentum penting dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” tutup Wagub.









Komentar