Kades Lariang Turun Langsung, Imbau Warga Jaga Kondusifitas di Tengah Sengketa Lahan dengan PT Letawa

Newspas.net

PASANGKAYU, NEWSPAS.NET — Kepala Desa Lariang, Firman, mengimbau masyarakat agar menahan diri dan menjaga ketenangan menyusul memanasnya sengketa lahan antara warga Desa Lariang dan pihak perusahaan PT Letawa.

 

Imbauan itu disampaikan langsung oleh Firman di hadapan para pekerja panen PT Letawa dan sejumlah warga yang berkumpul di lokasi lahan yang kini tengah disengketakan.

 

Sebuah video yang beredar luas di media sosial Facebook melalui akun bernama @hulu hulu, memperlihatkan momen saat Firman menyampaikan seruan tersebut pada Sabtu, 26 Juli 2025.

 

“Mohon kepada masyarakat Lariang agar menahan diri, jangan terpancing. Ini hanya pekerja yang digaji perusahaan untuk memanen dan melaksanakan perintah atasan mereka,” ujar Firman dalam video tersebut.

 

Firman juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima oleh pemerintah desa, lahan yang menjadi sumber konflik tersebut diduga berada di luar area Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Letawa.

 

“Bagaimana bisa masyarakat dianggap menerobos, sementara menurut pemerintah desa, lokasi ini berada di luar HGU?” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Firman meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, khususnya dengan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat di lokasi yang dikhawatirkan dapat memicu keributan.

“Jadi, untuk masyarakat saya, mohon tahan diri dulu, setidaknya untuk hari ini,” imbuhnya.

 

Pernyataan Kades Firman bertujuan menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah terjadinya konflik terbuka antara warga dan pihak perusahaan. Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui jalur hukum dan proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah.(*)

 

Komentar