PASANGKAYU,NEWSPAS.NET– Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Sulawesi Barat yang mengusung tema “Agen Perubahan”, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA di Hotel Nerly, Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pasangkayu Herny Agus, Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia Brigjen Harsanto Adi, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, Ketua DPC API Mamuju Tengah Pendeta Niko, Ketua DPC API Pasangkayu Pendeta Yavet Natanael, perwakilan Dandim 1427/Pasangkayu Lettu Inf. Marten, Ketua PGI Provinsi Sulawesi Barat Pendeta Martinus Palebangi, perwakilan Kejaksaan Negeri Pasangkayu Fransiscus Juan Palempung, S.H., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, serta Kasi Humas Polres Pasangkayu AKP Eliza Rarsina.
Mengusung tema “Agen Perubahan”, Konferda API Sulawesi Barat menjadi momentum untuk memperkuat peran para pendeta sebagai teladan sekaligus penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Perubahan yang dimaksud mencakup penguatan nilai kasih, keadilan, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama guna mewujudkan kehidupan yang rukun, damai, dan sejahtera.
Dalam sambutannya, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferda API Provinsi Sulawesi Barat. Ia menilai tokoh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai toleransi, serta membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Tema ‘Agen Perubahan’ sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kami berharap para pendeta dapat terus menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan kedamaian, sekaligus menjadi mitra Polri dalam menjaga persatuan serta menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan tokoh agama merupakan kunci dalam mewujudkan Pasangkayu yang aman, harmonis, dan sejahtera,” ujar AKBP Joko Kusumadinata.
Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama yang memiliki pengaruh besar dalam membangun karakter dan kehidupan sosial yang harmonis.
Melalui kehadirannya dalam Konferda API Sulawesi Barat, Polres Pasangkayu menegaskan komitmennya untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kerukunan umat beragama, menjaga persatuan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pasangkayu.(*)





