PASANGKAYU, NEWSPAS.NET — Suasana pagi yang masih gelap berubah mencekam di jalur Trans Sulawesi Barat, tepatnya di Dusun Bukit Harapan, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu. Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit truk tronton dan tiga unit truk canter mengakibatkan dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka, Minggu (03/08) sekitar pukul 05.00 WITA.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika tiga truk canter tengah terparkir beriringan di sisi kiri jalan untuk beristirahat. Para sopir dan seorang helper sedang berada di luar kendaraan, tepatnya di depan salah satu truk. Tiba-tiba, dari arah utara, sebuah truk tronton Hino DN 8813 NU yang dikemudikan oleh Adrian Tesar Ramadan (26) melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam bagian belakang truk canter paling belakang.
Diduga kuat sang sopir truk tronton mengantuk dan sempat tertidur di balik kemudi, sehingga kehilangan kendali dan tidak sempat melakukan pengereman.
Benturan keras tak terelakkan. Truk tronton itu menghantam truk canter kuning-merah DC 8479 EZ milik Muh Imran (18), yang kemudian terdorong ke depan dan menabrak dua truk lainnya. Naas, dua korban yang berada di antara kendaraan, yakni Dewa Made Adi Saputra (27) dan seorang helper bernama Galang (17), tewas mengenaskan karena terjepit bodi truk.
Kasat Lantas Polres Pasangkayu, AKP Junaid Nuntung, S.Pd, yang turun langsung ke lokasi kejadian menyampaikan bahwa selain dua korban tewas, lima orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta. Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan kelalaian pengemudi truk tronton yang mengantuk,” ungkap AKP Junaid.
Pihaknya juga mengungkap bahwa seluruh pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan tidak memiliki SIM B1 Umum, meskipun membawa STNK kendaraan masing-masing.
Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pasangkayu telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K. melalui Kasat Lantas mengimbau seluruh pengemudi angkutan barang untuk lebih memperhatikan keselamatan dalam berkendara, terutama soal istirahat.
“Jalan bukan hanya milik satu orang. Setiap nyawa di jalan adalah tanggung jawab bersama. Berkendaralah dengan hati-hati,”tegas AKP Junaid.









Komentar