Warga Towiora Kembali Alami Intimidasi di Wilayah Sengketa dengan PT Lestari Tani Teladan

Newspas.net

DONGGALA,NEWSPAS.NET— Masyarakat Desa Towiora, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, kembali mengalami tindakan intimidasi dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum tak dikenal di wilayah sengketa antara Aliansi Masyarakat Towiora Menggugat dan perusahaan PT Lestari Tani Teladan (PT LTT) pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

 

Konflik agraria yang telah berlangsung sejak tahun 2001 ini kembali memanas dan menimbulkan kerugian besar bagi warga setempat. Sejak lama, masyarakat Desa Towiora mengaku kerap menghadapi berbagai bentuk kekerasan dan tekanan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Dalam insiden terbaru tersebut, para pelaku tidak hanya melakukan intimidasi verbal, tetapi juga melakukan serangan fisik dan tindakan pelecehan terhadap warga desa. Korban pelecehan disebut berasal dari kalangan perempuan Desa Towiora, yang selama ini turut berjuang mempertahankan hak atas tanah mereka.

Informasi ini disampaikan oleh salah satu korban bernama Salina melalui pesan WhatsApp kepada media pada Selasa (21/10/2025).

 

Masyarakat menilai tindakan kekerasan dan pelecehan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Mereka mendesak aparat kepolisian dan pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas serta menindak para pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

 

Pihak Polsek Rio Pakava dikabarkan telah menerima laporan pengaduan dari korban, dan proses penyelidikan saat ini tengah berjalan. Warga berharap penanganan kasus ini dilakukan secara transparan, adil, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

 

Selain menuntut penegakan hukum, masyarakat Desa Towiora juga meminta pemerintah segera menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung lebih dari dua dekade tersebut, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum bagi warga Towiora.(*)

Komentar